Mentawai Tangguh: Komunikasi Ekoteologi, Kearifan Lokal, dan Pariwisata di Wilayah Rawan Bencana-Hasan Sazali.,dkk
Wilayah Mentawai yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi pariwisata sekaligus berada dalam kawasan yang memiliki tingkat kerawanan bencana membutuhkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan sumber daya, tetapi juga memperhatikan keseimbangan ekologis, ketahanan masyarakat, serta keberlanjutan kehidupan sosial dan budaya. Melalui perspektif ekoteologi, buku ini menguraikan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjaga keberlangsungan lingkungan.
Kearifan lokal masyarakat Mentawai ditempatkan sebagai sumber pengetahuan yang memiliki nilai penting dalam membangun kesadaran ekologis dan memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi risiko bencana. Komunikasi menjadi instrumen strategis untuk menyampaikan pengetahuan, membangun partisipasi, memperkuat kolaborasi, serta menghubungkan nilai-nilai lokal dengan berbagai upaya mitigasi dan adaptasi bencana. Dalam konteks tersebut, pengembangan pariwisata diarahkan agar mampu berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan perlindungan identitas budaya masyarakat setempat.
- Penulis: Hasan Sazali., Abdul Rahman Matondang., Desvi Yanti Mukhtar., dan Muhammad Shamsul Bin Ibrahim
- ISBN:
- Halaman: ix, 150
- Ukuran: 15 cm x 23 cm
- Tahun Terbit: 2026





BUKU AJAR KOMUNIKASI KEBIJAKAN PARIWISATA - HASAN SAZALI, dkk.
Reviews
There are no reviews yet.